Baca Berita

Dongeng Ceria Hasilkan Rp.28 Juta Lebih untuk Bangun Rumah Korban Tsunami di Palu

27 February, 2019

kakdina Berita

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita


SRIPOKU.COM.BATURAJA-- Dongeng ceria yang melakukan road show di Kota Baturaja Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan berhasil menggalang dana Rp28.301.000.
Koordintor Acara Roadshow Dongeng Ceria, Tanti Zahwa kepada Sripoku.com Selasa (26/2/2019) menjelaskan, dana puluhan juta itu terkumpul dari Kota Baturaja.
“Alhamdulillah total dana yang terkumpul sebesar Rp28.301.000,” jelas kordintor acara seraya menambahkan dana yang terkumpul akan di salurkan melalui Lembaga Manajemen Infaq (LMI) untuk program recovery bencana Palu duna membangun Kampung Peradaban. Kampung Peradaban  adalah  penyediaan rumah tinggal untuk para guru korban bencana Tsunami palu.

 

Kegiatan peduli kemanusiaan ini kata Tanti terselenggara atas kerjasama  Manajemen Infaq (LMI) Sumsel bekerja sama dengan Kampung Dongeng Sumatera Selatan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU, dan Bank Sampah Sebimbing Sekundang Kabupaten OKU.
Roadshow dongeng ceria dari Kampung Dongeng Sumsel dengan tema  “Peduli Kebersihan Peduli Kemanusian" diselenggarakan dalam rangka Hari Sampah Nasional tahun 2019.
Di Kota Baturaja sejumlah sekolah yang di kunjungi dalam roadshow dongeng ceria "Peduli Kebersihan Peduli Kemanusiaan" meliputi Sekolah Islam Terpadu (SIT) TKIT Tunas Cendikia Baturaja, SDIT Tunas Cendikia Baturaja,  TK Aisyiyah 1, TK Khalifah 34 Baturaja,  SDIT Al-Fatih Baturaja,  MI, MTs dan MA Al-Azhar, SIT Fathonah Baturaja.
Pantauan Sripoku.com, kehadiran Kak Ninuk sebagai pendongeng kawakan dari Kampung Dongeng Sumsel  tampil maksimal melalui dongeng-dongen edukatif. Anak-anak sekolah betul-betul terhibur dan sesekali terdengar  gelak tawa anak-anak saat mendengarkan kisah lucu yang sampaikan Kak Ninuk  dengan  gaya lucu dan jenaka.

 

Sementara itu dibangunnya kampung peradaban ini bertujuan agar ada miniatur kampung beradab yang memiliki unsur-unsur nilai Islam dan kearifan lokal berkebangsaan.
Proyek kebaikan ini diperuntukkan bagi para guru yang terkena dampak korban gempa dan tsunami di Palu sebagai penghormatan untuk tugas-tugas mulia para guru. (eni)

Kirim Komentarmu!

Komentar Terbaru

keyboard_arrow_up