KAMPUNG BANGKA TENGAH MENYENANGKAN BAGI SEMUA ORANG

Koba (koranbabel.com) — Anak-anak butuh ruang untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Kampung Dongeng adalah salasah satu ruang yang diciptakan untuk menumbuhkan imajinasi melalui kegiatan bercerita, berkreasi melalui seni maupuan keterampilan. Tak saja anak-anak, kampung inipun menyiapkan ruang bagi para orang tua mencurahkan kasih sayangnya kepada anak-anak.



“Tujuan kampung dongeng untuk melahirkan pendongeng daerah karena anak-anak menuntut, pengurus kampung dongeng aktif mendongeng enjadi aktif mendongeng. Tujuan kedua tumbuh kembangnnya anak tidak bisa dengan sendirinya. Harus ada ruang yang sengaja diciptakan untuk mereka berkembang dengan baik, yaitu kampong doengeng,” kata Awam Prakoso pendiri Kampung Dongeng Indonesia saat meresmikan Kampung Dongeng Bangka Tengah, Senin (22/9).



Berdirinya Kampung Dongeng dikhtiarkan sebagai orang tua kedua bagi anak-anak untuk berimajinasi melaui berbagai kegiatan diantaranya kegiatan bercerita karena masih banyak orang tua yang mengalami kendala dalam mendampingi anak-nakanya untuk berkembang.



“Kami pernah mengajak para orang tua ayolah mendongeng untuk anak, rupanya masih sulit, kendala eknomi dan sebagainya sehingga Kampung Dongeng berdiri menjadi orang tua kedua bagi anak-anak dalam mendengar dongeng,” tukasnya.



Awam menjelaskan jika dongeng berkaiatan imajinasi,. Anak-anak menangkap sinyal imajinasi ketika mendengar dongeng, imajinasi dikembangkan dengan berbagai kreatifitas, termasuk permainan yang merangsang daya imajinasi.



“Daya imajinasi sangat penting bagi anak-anak yang harus menjadi anak pencipta bukan peniru atau perakit saja. Perlu digali kemampuan berfikir dan berimajinasi anak-anak,” tukas Awam yang bertekad mempersembahkan 1000 kampung dongeng untuk Indonesia.



“Seperti di Bangka Tengah ada di kota nanti di kampong dongeng ada di tiap kecamatan, kelurahan, dan pada akkhirnya di kamapung-kampung,” ujarnya.



Menjadi media untuk membentuk kepribadian dan karakter anak melalaui kegiatan mendongeng itu pula yang mendorong Budan PAUD Bangka Tengah Hj. Melati Erzaldi mirintis berdirinya Kampung Dongeng Bangka Tengah.



Setahun lalu, Hj Melati melihat kebiasaan mendoneng hampir hilang di masyarakat. Dia bersama beberapa pengurus HIMPAUDI dan PKK Bangka Tengah menggelar lomba dengeng sebagai ajang seleksi bagi ibu-ibu yang memiliki kemampuan mendongeng untuk diasah kemampuannya di Kampung Dongen Indonesia.



“Setelah dilatih di Kampung Doengeng milik Kak Awam Prakoso, mereka harus menularkan kemapaung mendonenge ini ke masing-masing desanya. Sepertyi halnya Kapung Dongeng Indonesia, Kampung Dongeng Bangka Tengah ini juga menjadi tempat untuk mengasah kemampuan mendoneng apakah itu para pendidik maupun orang tua karena kita ingin membangun imajinasi anak-anak,” ujar Hj Melati di sela-sela acara.



Bagi Hj Melati, dongeng media yang efektif saat berkomunikasi dengan anak-anak ketika ingin menyampaikan nilai-ilai, budi pekerti, agama, pesna moral, “Jjadi pembentukan karakter berawal dari komunikasi dnegan anak. Dongeng hanyalah salah satu media yang efektif menyampaikan pesan agar anak memilik karakater yang baik nanti,” kata Hj Melati.



Setelah diluncurkan, Kampung Dongeng Bangka Tengah segera menggelar kegiatan yang berkiatan dnegan dongeng dan wisata imajinasi anak Indoensiea. Di Kampung Dongeng dilakukan kegiatan berkaitan dnegan kretifitas anak seperti melukis, mewaranai, dan berbagai keterampilan yang menyenangkan bagi anak-anak.



Sedangkan bagi Destri Susilawani yang juga pendidik anak usai dini berharap Kampung Dongeng memotivasi para pendidik dan orang tua untuk membiasakan diri mendongeng kepada anaka-anak sebagai cara efektif menyampaikan nilai-nilai. (alb)







Sumber : Koran Babel

Comments