Miqdad Prakoso kembali beraksi di Teater Besar, TIM

Masih hangat terasa saat Miqdad memainkan peran di Drama Musikal "Kita Semua Satu" di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM) pada tanggal 6 April 2014 yang lalu dan menuai sukses besar. Karena penonton yang lebih dari seribu itu, ada diantara mereka adalah para Mentri dan orang-orang hebat.


kemarin, hari Minggu, 28 Februari 2016 Kembali Miqdad beraksi di panggung Teater Besar, TIM memerankan tokoh Acip dalam pementasan berjudul "Kandil dan Kampung Srundeng". Acip adalah adik dari tokoh bernama Kandil yang diperankan oleh Cut Syifa.


Drama Musikal bertajuk "Kandil & Kampung Srundeng" ini sebagai rangkaian peringatan hari jadi Yayasan Sayap Ibu ke-60. Pertunjukan yang dimaksudkan sebagai upaya penggalangan dana untuk mendukung kelangsungan dan program kerja Yayasan Sayap Ibu (YSI).


“Drama musikal “Kandil dan Kampung Srundeng” menampilkan kisah tentang sifat kemandirian, keberanian dan ketekunan seorang anak perempuan bernama Kandil serta kecerdikannya dan kreativasnya mencari cara untuk mencari ongkos, agar Kandil dan Ibu, serta adik-adiknya dapat pergi ke Jakarta mencari ayahnya tak kunjung pulang. “Berkat kegigihannya, pada akhirnya Kandil tidak saja menyatukan keluarganya yang sempat tercerai berai pada saat mencari sang ayah di Jakarta, tetapi juga mengajak seluruh warga kampung halamannya – di sebuah desa di Lampung - untuk memiliki kekuatan ekonomi berkat penjualan makanan khas yang terbuat dari kelapa, yaitu Srundeng.


Kandil akan diperankan Cut Syifa, sedangkan Inayah Wahid berperan sebagai Ibu, dan Chandra Satria sebagai Ayah dan Miqdad Prakoso sebagai Acip adiknya Kandil. Drama musikal ini juga melibatkan nama-nama besar lainnya seperti Lea Simanjuntak, Baim Wong, Happy Salma, Gabriel Harvianto, Ziva Magnolya serta Ghea Panggabean. Selain menampilkan sebanyak 15 orang anak-anak dari YSI, siswa-siswi Al-Izhar Jakarta, The Resonanz Children’s Choir, Marlupi Dance Academy, dan Perempuan Peduli Sayap Ibu.


Miqdad dan Cut Syifa mengungkapkan kebanggaanya dalam keterlibatannya dalam pertunjukkan drama musikal “Kandil & Kampung Srundeng” yang memiliki tujuan mulia serta bisa berkenalan lebih dekat dengan teman-teman dari Yayasan Sayap Ibu yang lucu-lucu dan senang diajak bergurau bersama, di saat istirahat latihan.


Semoga Miqdad akan kembali menuju TIM di Drama Musikal Mendatang (NFP)


Comments