Charakter Building

Pembangunan Karakter atau yang populer dgn istilah Character Building sgt akrab di telinga kita. Dan hampir semua seminar/workshopku di berbagai daerah terpasang istilah ini di spanduk.



Ya, Character Building mrpkn istilah yg sdh tidak asing di telinga kita, yang tentunya utk pengembangan diri, entah itu dalam bentuk implementatif maupun hanya sekedar teori. Tapi boleh dong kalau kemudian kita bertanya, “Membangun karakter? Apa, sih? Cape, deh!



Sebagaimana yang telah kita pahami bersama, pengertian karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, seperti tabiat, watak, akhlak, atau budi pekerti yg membedakan seseorang dgn yg lainnya. Sedangkan pengertian dr membangun adlh proses pengolahan dan pembentukan suatu unsur atau materi yg sdh ada mjd sesuatu yang baru dan berbeda.



Dari kedua pengertian tersebut, kita dpt mengambil kesimpulan bahwa membangun karakter adlh suatu proses pembentukan watak atau budi pekerti. Tentunya dlm pengertian yg positif. Pertanyaan berikutnya : So what gitu, lho? Apa hubungannya Dongeng?



Semua pakar pendidikan, juga tutor materi mendongeng mengatakan bhw dongeng merupakan cara ampuh utk membangun karakter bangsa.



Masa Sih?



Saya sih menjawabnya "He.. Eh!" Manakala materi dan penyajian cerita terbebas dari efek samping. Krn efek samping materi dan penyajian cerita juga dasyat sbg sumbangsih merusak apa yg di sebut "Character". Mengingat anak-anak adalah kain putih yg sangat mudah ditorehkan tinta, dan anak2 adalah peniru ulung.



Semangatkan diri menjadi badan sensor utk cerita-cerita yg disajikan baik dlm bentuk visual di TV, cetak tulisan, cetak gambar atau yg langsung disajikan oleh penyaji cerita diatas pentas. Agar terbebas dr efek samping, seperti?



"Kekerasan, porno, situasi instan, tahayul. Apalagi ya?? *tambahkan yaaa... Kutunggu!


Comments