Kampung Dongeng Palembang ajak anak-anak berwisata imajinasi

Pembina Kampung Dongeng Palembang Darussalam, Bunda Perni

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kampung Dongeng Palembang Darussalam

mengajak anak-anak berwisata imajinasi mendengarkan beragam cerita
mendidik yang disampaikan dengan teknik suara dan alat peraga menarik.

"Mendongeng kini mulai ditinggalkan masyarakat Indonesia padahal dongeng
menjadi salah satu upaya untuk mencerdaskan dengan mengembangkan
kemampuan berpikir atau imajinasi anak-anak," kata Pembina Kampung
Dongeng Palembang Darussalam, Bunda Perni, di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, guna kembali menghidupkan kebudayaan mendongeng tersebut pihaknya akan menghadirkan pendogeng nasional, Kak Awam Prakoso dihadapan seratus lebih anak-anak.

Kegiatan itu, dijadwalkan dilaksanakan di Taman Kambang Iwak Palembang, Jumat (10/5).

Menurut dia, mendongeng menjadi salah satu media untuk mendidik anak-anak menjadi jiwa yang kreatif dan cerdas.

Apalagi, dalam setiap dongeng yang mereka sampaikan dikemas secara mendidik dengan nilai-nilai positif, dimana dia mencontohkan setiap peran dalam dongeng mengajarkan pendengar untuk berbuat baik.

Peran negatif pun tetap ada tetapi bagaimana segala tindakan tidak bagus itu dikalahkan oleh pemeran yang baik, sehingga anak-anak dituntut selalu bersikap baik dan optimistis.

Ia mengatakan, pihaknya selama ini telah mendongeng dengan berkeliling dari taman kanak-kanak dan pendidikan anak usia dini di Kota Palembang.

Mengajarkan anak bersikap baik melalui dongeng sangat efektif sehingga diharapkan terus dibudayakan.

Sementara salah seorang pendongeng Palembang, Ninuk menambahkan setiap kali mereka datang ke sekolah - sekolah dan mendongeng puluhan anak yang berusia di bawah lima tahun sangat antusias menyambut dan mendengarkan cerita yang mereka sampaikan.

Dalam beberapa kesempatan, anak-anak berulangkali minta pengulangan setiap dongeng yang mereka sampaikan.

Dia mengatakan, membudayakan dongeng menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan nilai-nilai tradisi pada suatu daerah.

Karena penyampaian dengan intonasi yang tepat untuk anak-anak mereka akan mudah memahami setiap yang diinginkan pendongeng.

Oleh:: Nila Ertina. Editor: Parni/COPYRIGHT © 2013

Sumber : www.antaranews.com

Comments