JURU BICARA PALING JUJUR DARI PENDIDIKAN

Motor pak Mat oleng ke kanan, dan hampir saja Olive yang dibonceng terjatuh di dijalanan bila tidak cepat-cepat tangan pak Mat meraihnya. Sebuah motor berkenalpot keras yang tiba2 menyalip dari belakang, menerobos seenaknya dari sebelah kiri.


Untung di depan pak Polisi segera beraksi dan menghentikan sang pengendara yang ternyata adalah anak remaja. Ketika pak mat mendekat, sang anak malah memaki dan marah-marah pada pak polisi, dan matanya berbinar merah kearah pak Mat sembari menujuk dan berkata “Gara-gara dia nih”. Pak Mat kemudian tersenyum dan kembali melanjutkan perjalanan mengantar Olive menuju panggung gembira.

“Bapak kok tidak marah, tapi malah dimarah-marahi, dia kan anak muda dan bapak orang tua.” tanya olive sembari merapikan helm yang dikenakan.

“Nduk cah ayu, bapak sangat terkesan dengan kejujuran anak muda tadi.”
“Kok sikap begitu dibilang jujur sih Pak?”
“Ya ia nduk cah ayu. Dia adalah yang diperolehnya? pendidikan yang membesarkan ego tapi mengerdilkan hatinya.
“Berarti mungkin salah masuk sekolah ya Pak?”
“Bukan nduk cah ayu. Karena Allah kelak tidak akan bertanya kepada sekolah atau gurunya kenapa anak muda tadi berprilaku demikian, tapi akan bertanya pada orang yang tepat.” jelas pak mat
“Siapa orang yang tepat maksud Bapak?”
“Yaaaa, ayah dan bundanya, Karena pendidikan itu dirumah nduk cah ayu. Bukan disekolah.
“Terus, pak?”

” #ItuSaja”