KOMUNIKASI MELALUI PERTENGKARAN KAKAK DAN ADIK

Olive tergopoh-gopoh diikuti pak mat ayahnya menuju rumah dini yang letaknya persis di samping. Spontan olive menarik lengan dini yg terus berebut mainan sama oji kakaknya. Sementara Ibu mereka berteriak-teriak agar pertengkaran anaknya berhenti. Melihat suasana itu Pak Mat malah senyum-senyum.
“Siiit. Bapak ini malah senyum. Bukannya ikut memisahkan mereka sih..!”
“Ramai nduk cah ayu. Suasana jadi seru.”
“Ampun deh bapak ini. Mereka berantem paaaaak.”
“Ya biarkan saja. Mumpung masih kecil. Mereka itu Kakak adik nduk cah ayu. Toh berkelahinya cuman rebutan mainan.” kata pak mat sambil duduk mengelus kepala dini
“Loh… kalau keterusan gimana? bisa-bisa gedenya jadi suka tawuran pak”
“Justru bagus kalau mereka membuang energi negatifnya di dalam rumah, agar saat gede nanti diluar rumah mereka akan membuang energi positifnya.”
“Gak ngerti deh maksud bapak.”
“Nduk… namanya juga anak2. Pertengkaran antara adik kakak saat kecil terselip kasih sayang. Beda ama tawuran, yang ada itu kemarahan dan kebencian.”
Tiba2 ibunya dini menangis “Pak… tapi bisa2 kepala saya pening. sedih banget.”
“Sertakan doa dalam tangismu bu. Itu jauh lebih efektif dibandingkan teriakan dan marah2.”
“Kalau gitu… Olive boleh dong berantem sama adik.”
“Mana mungkin. Wong kamu itu anak semata wayang nduk cah ayu.” kata pak mat yang tiba2 istrinya teriak dr dalam rumah “yuk bikinin adik buat Olive paaaak.”
Gleeekkk…!!! pak mat kedip2.
@dongengkakawam
Mengucapkan selamat malam