IBU RUMAH TANGGA BUKAN BERARTI TANPA KARYA

Sudah 2 hari bu sri, ibunya Olive berdiam. Pak mat sang suami berusaha menghibur, tapi blm berhasil.
“Sudah to bu. Ndak perlu sampai difikirkan. Biar bapak saja yg bekerja.” hibur pak mat
“Tapi pengeluaran tiap bulannya makin banyak pak.” jawab ibu Olive
“Ya jgn difikirkan pengeluarannya. Kita fikirkan saja bagaimana memperbanyak pemasukan”. Jawab pak mat sambil nyengir
“Justru itu pak. Ijinkan Ibu bekerja.” rengek bu sri
“Loh.. kok aneh. Ibu itu sudah bekerja. Pekerjaan mulia yang tiada tandingannya.
“Pekerjaan Rumah Tangga maksud bapak?”
“Kenapa, aneh?”
“Bekerja itu dikantoran pak, atau jualan warung.”
“Hadeh!!. Ibuuuuu ibu… gimano sih? Ibu rumah tangga itu memiliki tanggung jawab yang dasyat di dunia ini. Bener gak kak?” tanya pak mat padaku. Sambil mengangguk aku menambahkan. “Yes. Tanggung jawab Menyiapkan olive, anakmu mjd generasi mendatang yang tangguh itu pekerjaan dasyat.
”tuh kan. Jadi ibu kudu bangga mjd ibu rumah tangga yang memiliki pekerjaan mulia. Bukankah Sebaik-baiknya generasi adalah yang menyiapkan generasi selanjutnya? Bener gak kak?
Ibu rumah tangga bukan berarti tanpa karya. Kalau ndak percaya silahkan pesan “MAJALAH ISTANA YATIM” edisi terbaru, paparanku lengkap bisa langsung dibaca. Hanya dgn harga Rp. 15.000,- Informasi Hubungi:
Fitri PIN  28D4F6B1 atau
☎‎ 083891000009 ‎